PROJECT
JAVA PERIODE UTS
Materi
Fisika “ Kelistrikan”
Nama : Aldy
Renaldy (2013140958)
Delia Prame swari
(20131421340
Faseh Abdiyanto (201314 2681)
Fitri Raafi’ah (2013142178)
Tyas Puji Alfani (2013141319)
Kelas : IV-P
Pagi
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS
PAMULANG
Jl. Surya Kencana No.1 Pamulang
Telp (021)7412566, Fax. (021)74122566
Tangerang Selatan - Banten
Program
Java
Fisika
“Kelistrikan”
//Project UTS
import java.util.Scanner;
class ProjectFisika{
public static void main(String args[]){
Scanner fisika = new Scanner(System.in);
double Hambatan, Kuatmedan, Potensiallistrik,
Kuatarus, Tegangan;
String loop, rumusfisika = "";
System.out.println ("PROJECT FISIKA >
LISTRIK ");
System.out.println("====================");
System.out.println("| 1. Hambatan |");
System.out.println("| 2. Kuat Medan
Listrik |");
System.out.println("| 3. Potensial Listrik |");
System.out.println("| 4. Kuat Arus |");
System.out.println("| 5. Tegangan |");
System.out.println("| 6. Keluar |");
System.out.println("====================");
for (loop = "Y";
loop.equals("y") || loop.equals("Y");)
{
System.out.print("Pilih materi fisika: ");
int pilihan = fisika.nextInt();
switch(pilihan){
case 1:
System.out.println("Anda akan menghitung Gaya
coulumb pada sebuah listrik statis");
System.out.print("Masukan Nilai Beda
potensial/Tegangan : ");
float V1 = fisika.nextFloat();
System.out.print("Masukan Besar Kuat Arus:
");
float I1 = fisika.nextFloat();
Hambatan =V1/I1;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Hambatan adalah :
"+Hambatan);
break;
case 2:
System.out.println("Anda akan menghitung Kuat
medan Listrik");
System.out.print("Masukan Gaya Coulumb:
");
int F = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan Besar muatan:
");
float Q3 = fisika.nextFloat();
Kuatmedan = F/Q3;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Kuat medan Listrik adalah:
"+Kuatmedan);
break;
case 3:
System.out.println("Anda akan menghitung beda
potensial listrik");
System.out.print("Masukan Energi potensial:
");
int W = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan Muatan Listrik :
");
float Q4 = fisika.nextFloat();
Potensiallistrik = W/Q4;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Beda Potensial adalah:
"+Potensiallistrik);
break;
case 4:
System.out.println("Anda akan menghitung Kuat
arus listrik");
System.out.print("Masukan muatan yang mengalir
melalui penghantar: ");
int Q5 = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan waktu: ");
float t = fisika.nextFloat();
Kuatarus = Q5/t;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Kuat Arus listrik adalah:
"+Kuatarus);
break;
case 5:
System.out.println("Anda akan menghitung
Tegangan");
System.out.print("Masukan Hambatan: ");
int R = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan Kuat Arus: ");
float I2 = fisika.nextFloat();
Tegangan = I2*R;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Frekuensi getarannya
adalah: "+Tegangan);
break;
case 6:
break;
default:
System.out.print("Maaf materi tidak ada");
}
System.out.print("Apakah anda ingin menghitung
lagi (Y/T): ");
loop = fisika.next();
}
System.out.println("==================================");
System.out.println("Perhitungan selesai");
}
}
1. Hambatan
listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen
elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan
listrik yang mempunyai satuan ohm dapat dirumuskan sebagai berikut : R= V/I
Dimana
V adalah tegangan
I adalah arus listrik.
Contoh
soal : Arus Listrik sebesar 4 amperee
mengalir melewati kawat penghanta saat kedua
ujung kawat diberikan tegangan sebesar 8 Volt. Berapakah besarnya hambatan listrik pada kawat itu
Penyelesaian:
Dik:
V
=8
I=4
Dit
: R….?
R=V/I
R= 8/4
=2
2. Kuat
Medan Listrik
Kuat medan listrik adalah besaran
yang menyatakan Gaya Coulumb persatuan
muatan disuatu titik.
Rumus Kuat medan listik adalah E =
F/Q
Dimana E= Kuat medan listrik (N/C)
F= Gaya Coulumb (N)
Q= Besar Muatan ©
Contoh soal :
Sebuah muatan uji 2500 C diletakkan dalam sebuah medan listrik. Jika
gaya yang bekerja pada muatan uji tersebut adalah 20000N . Berapa besar medan
listrik pada muatan uji tersebut.
Penyelesaian:
Dik: F=20000N
Q=2500 C
Dit: E….?
Jawab: E=F/Q
E=20000/2500=8
Hasilnya dalam program iyalah
sebagai berikut:
3. Energi
Potensial Listrik
Energi potensial listrik adalah
energy potensial yang dimiliki benda karena berada didalam medan listrik.
Energi potensial listrik yang dibutuhkan tiap satu satuan muatan untuk
berpindah dari suatu titik ke titik lain dalam medan listrik disebut Beda
potensial listrik atau tegangan listrik.
Rumus dari Energi potensial listrik
adalah V= W/Q
Dimana
V adalah Beda potensial listrik
atau tegangan listrik (Volt)
W adalah energy potensial listrik
atau Usaha (Joule)
Q adalah muatan listrik (Coulumb)
Contoh soal :
Untuk memindahkan 40 Coulomb muatan
listrik dalam sebuah penghantar dari titik A ketitik B, diperlukan energy
sebanyak 120 J . Berapakah Beda potensial anatara titik A dan titik B.
Penyelesaian
Dik: W = 120 J
Q = 40 C
Dit: V….?
Jawab: V = W/Q
V = 120/40 = 3
Jawaban dalam program ialah sebagai
berikut:
4. Kuat
Arus Listrik
Kuat arus listrik adalah Banyaknya muatan
listrik yang mengalir setiap second kuat
arus listrik dilambangakan dengan I dan satuannya adalah ampere (A). 1 ampere
merupakan muatan 1 coulumb yang mengalir setiap 1 second. Jika definisi kuat
arus ini dituliskan dalam bentuk mate-matika, diperoleh :
I=
Q/t.
Dimana I = adalah kuat arus listrik
(A)
Q= adalah muatan listrik (Coulomb)
t
=adalah waktu (second)
Contoh soal:
Muatan sebesar 180 C mengalir
dengan 30 detik. Hitunglah kuat arus listriknya.
Penyelesaian :
Dik : Q = 180 C
t = 30 s
Dit : I…...?
Jawab : I = Q/t
I = 180/30 = 6
Jawaban dalam program adalah
sebagai berikut:
5. Tegangan
Tegangan Adalah Beda potensial
antara kedua ujung konduktor yang dialiri oleh arus listrik atau tegangan
listrik itu adalah gaya yang menggerakkan arus listrik.
Rumusnya adalah V=I R.
Dimana V= Beda potensial / Tegangan
(Volt)
R= Hambatan Listrik
I = Kuat Arus Listrik (Ampere)
Contoh soal:
Sebuah batu baterai memilik ggl 1,5
V dan hambatan –dalamnya 2 ohm dan kuat
arusnya adalah 4. Berapakah besarnya tegangan kedua kutub baterai?
Penyelesaian:
Dik : R = 2
I = 4
Dit : V ….?
Jawab : V = I.R = 2.4 = 8
Hasilnya pada program adalah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar