Sabtu, 09 Mei 2015

PProject UTS "Java Program Materi Fisika Kelistrikan"

PROJECT JAVA PERIODE UTS
Materi Fisika “ Kelistrikan”



Nama      :   Aldy Renaldy        (2013140958)
                   Delia Prame swari (20131421340
                   Faseh Abdiyanto  (201314 2681)
                   Fitri Raafi’ah        (2013142178)
                   Tyas Puji Alfani   (2013141319)

Kelas      :   IV-P Pagi

TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PAMULANG
Jl. Surya Kencana No.1 Pamulang Telp (021)7412566, Fax. (021)74122566
Tangerang Selatan - Banten


Program Java
Fisika “Kelistrikan”
//Project UTS
import java.util.Scanner;
class ProjectFisika{
public static void main(String args[]){
Scanner fisika = new Scanner(System.in);
double Hambatan, Kuatmedan, Potensiallistrik, Kuatarus, Tegangan;

String loop, rumusfisika = "";

System.out.println ("PROJECT FISIKA > LISTRIK ");

System.out.println("====================");
System.out.println("| 1. Hambatan               |");
System.out.println("| 2. Kuat Medan Listrik    |");
System.out.println("| 3. Potensial Listrik     |");
System.out.println("| 4. Kuat Arus             |");
System.out.println("| 5. Tegangan              |");
System.out.println("| 6. Keluar                |");
System.out.println("====================");

for (loop = "Y"; loop.equals("y") || loop.equals("Y");)
{
System.out.print("Pilih materi fisika: ");
int pilihan = fisika.nextInt();

switch(pilihan){

case 1:
System.out.println("Anda akan menghitung Gaya coulumb pada sebuah listrik statis");
System.out.print("Masukan Nilai Beda potensial/Tegangan : ");
float V1 = fisika.nextFloat();
System.out.print("Masukan Besar Kuat Arus: ");
float I1 = fisika.nextFloat();
Hambatan =V1/I1;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Hambatan adalah : "+Hambatan);
break;

case 2:
System.out.println("Anda akan menghitung Kuat medan Listrik");
System.out.print("Masukan Gaya Coulumb: ");
int F = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan Besar muatan: ");
float Q3 = fisika.nextFloat();
Kuatmedan = F/Q3;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Kuat medan Listrik adalah: "+Kuatmedan);
break;

case 3:
System.out.println("Anda akan menghitung beda potensial listrik");
System.out.print("Masukan Energi potensial: ");
int W = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan Muatan Listrik : ");
float Q4 = fisika.nextFloat();
Potensiallistrik = W/Q4;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Beda Potensial adalah: "+Potensiallistrik);
break;

case 4:
System.out.println("Anda akan menghitung Kuat arus listrik");
System.out.print("Masukan muatan yang mengalir melalui penghantar: ");
int Q5 = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan waktu: ");
float t = fisika.nextFloat();
Kuatarus = Q5/t;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Kuat Arus listrik adalah: "+Kuatarus);
break;

case 5:
System.out.println("Anda akan menghitung Tegangan");
System.out.print("Masukan Hambatan: ");
int R = fisika.nextInt();
System.out.print("Masukan Kuat Arus: ");
float I2 = fisika.nextFloat();
Tegangan = I2*R;
System.out.println("==================================");
System.out.println("Frekuensi getarannya adalah: "+Tegangan);
break;

case 6:
break;

default:
System.out.print("Maaf materi tidak ada");
}

System.out.print("Apakah anda ingin menghitung lagi (Y/T): ");
loop = fisika.next();
}
System.out.println("==================================");
System.out.println("Perhitungan selesai");
}
}

1.      Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan listrik yang mempunyai satuan ohm dapat dirumuskan sebagai berikut : R= V/I
            Dimana V adalah tegangan
                         I adalah arus listrik.
            Contoh soal :  Arus Listrik sebesar 4 amperee mengalir melewati kawat penghanta saat      kedua ujung kawat diberikan tegangan sebesar 8 Volt. Berapakah besarnya hambatan   listrik pada kawat itu
            Penyelesaian:
            Dik:
            V =8
            I=4
            Dit : R….?
            R=V/I
            R= 8/4 =2



2.      Kuat Medan Listrik
Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan  Gaya Coulumb persatuan muatan disuatu titik.
Rumus Kuat medan listik adalah E = F/Q
Dimana E= Kuat medan listrik (N/C)
              F= Gaya Coulumb (N)
              Q= Besar Muatan ©

Contoh soal :
Sebuah muatan uji 2500 C  diletakkan dalam sebuah medan listrik. Jika gaya yang bekerja pada muatan uji tersebut adalah 20000N . Berapa besar medan listrik pada muatan uji tersebut.
Penyelesaian:
Dik: F=20000N
       Q=2500 C

Dit: E….?
Jawab: E=F/Q
           E=20000/2500=8
Hasilnya dalam program iyalah sebagai berikut:






3.      Energi Potensial Listrik

Energi potensial listrik adalah energy potensial yang dimiliki benda karena berada didalam medan listrik. Energi potensial listrik yang dibutuhkan tiap satu satuan muatan untuk berpindah dari suatu titik ke titik lain dalam medan listrik disebut Beda potensial listrik atau tegangan listrik.
Rumus dari Energi potensial listrik adalah V= W/Q
Dimana
V adalah Beda potensial listrik atau tegangan listrik (Volt)
W adalah energy potensial listrik atau Usaha (Joule)
Q adalah muatan listrik (Coulumb)

Contoh soal :
Untuk memindahkan 40 Coulomb muatan listrik dalam sebuah penghantar dari titik A ketitik B, diperlukan energy sebanyak 120 J . Berapakah Beda potensial anatara titik A dan titik B.
Penyelesaian
Dik: W = 120 J
         Q = 40 C

Dit:   V….?

Jawab:  V = W/Q
             V = 120/40 = 3

Jawaban dalam program ialah sebagai berikut:



4.      Kuat Arus Listrik
 Kuat arus listrik adalah Banyaknya muatan listrik  yang mengalir setiap second kuat arus listrik dilambangakan dengan I dan satuannya adalah ampere (A). 1 ampere merupakan muatan 1 coulumb yang mengalir setiap 1 second. Jika definisi kuat arus ini dituliskan dalam bentuk mate-matika, diperoleh :
I=  Q/t.
Dimana I = adalah kuat arus listrik (A)
             Q= adalah muatan listrik (Coulomb)
             t  =adalah waktu (second)

Contoh soal:
Muatan sebesar 180 C mengalir dengan 30 detik. Hitunglah kuat arus listriknya.

Penyelesaian :
Dik : Q = 180 C
           t = 30 s

Dit : I…...?
Jawab : I = Q/t
             I = 180/30 = 6

Jawaban dalam program adalah sebagai berikut:



5.      Tegangan
Tegangan Adalah Beda potensial antara kedua ujung konduktor yang dialiri oleh arus listrik atau tegangan listrik itu adalah gaya yang menggerakkan arus listrik.
Rumusnya adalah V=I R.
Dimana V= Beda potensial / Tegangan (Volt)
              R= Hambatan Listrik
              I = Kuat Arus Listrik (Ampere)

Contoh soal:
Sebuah batu baterai memilik ggl 1,5 V dan hambatan –dalamnya 2 ohm  dan kuat arusnya adalah 4. Berapakah besarnya tegangan kedua kutub baterai?

Penyelesaian:
Dik :  R = 2
          I = 4

Dit :  V ….?
Jawab : V = I.R = 2.4 = 8
Hasilnya pada program adalah





Tidak ada komentar:

Posting Komentar